google

content

Kamis, 16 Oktober 2008

Teknologi Bluetooth

Teknologi Bluetooth
Perangkat Modern bagi Standar Komunikasi Masa Depan


SEJAK lama, para ahli komunikasi dan industri komputasi memiliki cita-cita yang menjadi tujuan bersama, bagaimana menyediakan para pelanggan tingkat akses yang sama pada data-data komputasinya, seperti halnya mereka berbagi informasi melalui ponselnya selama ini. Sistem suara nirkabel sekarang ini, baik GSM maupun CDMA, sekarang ini dikejawantahkan berdasarkan teknologi digital sehingga memungkinkan untuk melakukan transmisi data dan suara.

GAGASAN ini kemudian melahirkan teknologi yang kita kenal dengan sebutan Bluetooth yang merupakan sebuah upaya teknologi yang dikembangkan oleh dua perusahaan komunikasi, Ericsson dan Nokia. Kedua perusahaan ini kemudian sepakat untuk bekerja sama dan melakukan penggabungan antara komputasi bergerak (mobile computing) dan komunikasi bergerak menjadi Bluetooth yang kita kenal sekarang ini.

Bagi para pengguna teknologi awan, Bluetooth yang diambil dari nama raja Viking Harald Bluettoh, yang mengkristenkan kawasan Skandinavia, tidak terlalu paham dengan kegunaan dan manfaatnya. Secara sederhana bisa diuraikan bahwa Bluetooth adalah sebuah teknologi antarmuka radio yang canggih bekerja pada gelombang 2,45 GHz dan lebih rumit (tapi lebih kenyal) dibandingkan dengan teknologi antarmuka infra merah.

Implementasi Bluetooth dimungkinkan dalam skala yang sangat kecil terdiri dari sebuah chip tunggal, komponen yang berkaitan dengan radio frekuensi, serta sangat mudah untuk dipasang. Penggunaan tenaga listrik yang rendah serta kemampuannya untuk menghemat tenaga memungkinkan perangkat Bluetooth ini menggunakan tenaga listrik dalam jumlah yang sangat minimum.

Selama pengembangan 6 tahun, Bluetooth yang sudah masuk dalam tahap komersial sekarang ini, teknologi interkoneksi ini masih harus menghadapi masalah "sakit gigi"-nya yang pada awalnya sangat menjengkelkan seperti interoperability, daya tahan, interferensi (khususnya dari gelombang mikro), sampai pada masalah keamanan. Namun, dalam kurun satu tahun terakhir ini, Bluetooth tampaknya memulai debutnya sebagai perangkat teknologi konsumen dan menjadi semacam standar baik bagi industri komputer maupun telepon seluler (ponsel). Pada tahun 2007 mendatang, pendapatan dari teknologi Bluetooth diperkirakan akan mencapai 318 miliar dollar AS.

Tidak ada komentar: